CATATAN BAB 1
Assalamu'alaikum teman teman semua kali ini saya akan membahas materi mengenai KONSEP ILMU EKONOMI. Semoga dapat bermanfaat bagi teman teman semua. Selamat membaca:)
ILMU EKONOMI
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.
Adam Smith diakui sebagai bapak dari ilmu ekonomi
Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
PENGERTIAN ILMU EKONOMI MENURUT PARA AHLI
1. Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam mengelola berbagai sumber daya terbatas atau tidak terbatas untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu dalam hidupnya.
2. Jean-Baptiste Say
Menurut Jean-Baptiste Say, pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu yang menjadi cabang dari kajian-kajian tentang segala peraturan yang dapat menentukan kekayaan seseorang.
3. John Stuart Mill
Menurut J. S. Mill, pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari segala hal tentang pengeluaran dan penagihan.
4. Karl Marx
Menurut Karl Marx, definisi ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara-cara manusia untuk bertahan hidup dalam sebuah struktur kelas sosial yang hubungannya ditentukan dalam pemanfaatan sarana produksi.
5. Thorstein Veblen
Menurut Thorstein Veblen, arti ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari kemampuan manusia untuk menentukan pilihan-pilihan produksi, konsumsi, dan distribusi sesuai perasaan, selera, dan nilai-nilai kebudayaan dalam lingkungannya.
6. Max Weber
Menurut Max Weber, pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari pembentukan pola-pola tindakan sosial dan tindakan ekonomi individu bedasarkan nilai-nilai yang diyakininya.
7. John Maynard Keynes
M. Keynes mendefinisikan ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari tingkat kemakmuran suatu negara yang membutuhkan intervensi pemerintah sehingga mencapai suatu kondisi perekonomian tertentu.
8. Mohammad Hatta
Menurut Mohammad Hatta, definisi ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari proses-proses tercapainya kesejahteraan dan keadilan sosial dalam suatu masyarakat.
KELANGKAAN DAN BIAYA PELUANG
1. KELANGKAAN
Kelangkaan adalah kondisi di mana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan semua kebutuhan kita. Kelangkaan juga dapat diartikan alat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan jumlahnya tidak seimbang dengan kebutuhan yang harus dipenuhi.
Masalah kelangkaan selalu dihadapi merupakan masalah bagaimana seseorang dapat memenuhi kebutuhan yang banyak dan beraneka ragam dengan alat pemuas yang terbatas. Dalam menghadapi masalah kelangkaan, ilmu ekonomi berperan penting karena massal ekonomi yang sebenarnya adalah bagaimana kita mampu menyeimbangkan antara keinginan yang tidak terbatas dan alat pemuas kebutuhan yang terbatas..
Faktor penyebab kelangkaan
1. Keterbatasan sumber daya
2. Perbedaan letak geografis
3. Pertambahan jumlah penduduk
4. Keterbatasan kemampuan produksi
5. Bencana alam
2. BIAYA PELUANG
Biaya peluang atau biaya kesempatan (bahasa Inggris: Opportunity Cost) adalah biaya yang dikeluarkan ketika memilih suatu kegiatan. Berbeda dengan biaya sehari-hari, biaya peluang muncul dari kegiatan alternatif yang tidak bisa kita lakukan. Sebagai contoh, misalkan seseorang memiliki uang Rp 10.000.000. Dengan jumlah uang sebesar itu, ia memiliki kesempatan untuk bertamasya ke Bali atau membeli sebuah TV. Jika ia memilih untuk membeli TV, ia akan kehilangan kesempatan untuk menikmati keindahan Bali; begitu pula sebaliknya, apabila ia memilih untuk bertamasya ke Bali, ia akan kehilangan kesempatan untuk menonton TV. "Kesempatan yang hilang" itulah yang disebut sebagai biaya peluang.
PILIHAN DAN SKALA PRIORITAS
PILIHAN
Pilihan ekonomi adalah keputusan sadar untuk menggunakan sumber daya yang langka dengan cara tertentu. Kita harus memutuskan untuk memilih dan menentukan berapa banyak barang yang akan dibeli. Untuk membuat pilihan, kita perlu menyeimbangkan manfaat yang kita peroleh jika kita memiliki sesuatu dan biaya yang harus kita keluarkan jika kita harus mengorbankan sesuatu.
Pilihan adalah tentuan beberapa kebutuhan yang salah satu darinya sangat penting dan mendesak.
SKALA PRIORITAS
Skala prioritas adalah ukuran kebutuhan yang tersusun dalam daftar berdasarkan tingkat kebutuhan seseorang, dimulai dari kebutuhan yang paling penting sampai kebutuhan yang bersifat bisa ditunda pemenuhannya. Dengan adanya skala prioritas, manusia diharapkan dapat mengetahui mana kebutuhan yang harus didahulukan dan mana kebutuhan yang bisa ditunda terlebih dahulu. .
Manfaat Skala Prioritas
Menyusun skala prioritas sangat membantu kita dalam mengelola keuangan. Selain itu mengelola keuangan dengan bijak dapat membiasakan Anda untuk hidup teratur, hemat, dan melakukan pengeluaran sesuai kebutuhan hingga membantu merencanakan masa depan dengan lebih baik.
Faktor yang Memengaruhi Skala Prioritas
a. Pendapatan
b. Status atau Peran dalam Masyarakat
c. Status atau Peran dalam Keluarga
d. Lingkungan Masyarakat
Cara Menyusun Skala Prioritas
a. Tingkat Urgensi
b. Kesempatan yang Dimiliki
c. Pertimbangan Masa Depan
d. Kemampuan Diri
e. Pertimbangan dalam Berbelanja
f. Tempat yang Tepat
g. Waktu yang Tepat
h. Harga yang Tepat
i. Mutu yang Tepat
j. Jumlah yang tepat
KEBUTUHAN DAN ALAT PEMUAS KEBUTUHAN
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk mempertahankan hidup serta untuk memperoleh kesejahteraan dan kenyamanan.
1. Kebutuhan menurut intensitas
Kebutuhan primer adalah kebutuhan utama untuk mempertahankan kelangsungan hidup manusia.
Kebutuhan sekunder yaitu kebutuhan yang baru boleh terpenuhi setelah kebutuhan primer.
Kebutuhan tersier disebut juga dengan kebutuhan mewah
2. Kebutuhan menurut waktu
Kebutuhan sekarang merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi pemenuhannya.
Kebutuhan akan datang adalah kebutuhan yang tidak berakibat fatal pada kelangsungan hidup seseorang.
Kebutuhan tidak terduga harus dipenuhi ketika terjadi sesuatu yang sifatnya tiba-tiba.
Kebutuhan sepanjang waktu adalah sesuatu yang tidak berbatas dalam pemenuhannya,
3. Kebutuhan menurut sifat
Kebutuhan jasmani yang dirasakan oleh fisik/jasmani manusia,
Kebutuhan rohani tidak tampak secara nyata sebab kebutuhan ini dirasakan secara batiniah yang akan menyebabkan perasaan gembira, lega, dan lain sebagainya.
4. Kebutuhan menurut subjek
Kebutuhan individu yang merupakan kepuasan pribadi,
Kebutuhan sosial adalah yang bisa bermanfaat untuk kelompok/orang banyak. Tujuannya agar bisa lebih sejahtera, tertib, dan aman.
ALAT PEMUAS KEBUTUHAN
Alat Pemuas kebutuhan adalah segala sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan manusia berupa barang dan jasa.
A. Macam-macam alat pemuas kebutuhan berdasarkan wujudnya
1. Barang konkret
Barang konkret adalah alat pemuas kebutuhan yang dapat diraba, dilihat dan dirasakan.
2. Barang abstrak
Barang abstrak adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak dapat diraba, dilihat, namun dapat dirasakan.
B. Macam-macam alat pemuas kebutuhan berdasarkan cara memperolehnya (kelangkaan)
1. Benda ekonomi
Barang atau benda ekonomi adalah alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas, sehingga cara memperolehnya diperlukan pengorbanan.
2. Barang bebas
Barang bebas adalah alat pemuas kebutuhan yang telah disediakan oleh alam dan jumlahnya banyak sekali.
3. Barang ilith
Pengertian dari barang ilith adalah alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya sangat melimpah (berlebihan) dan juga dapat menyebabkan suatu musibah atau bencana alam.
C. Macam-macam alat pemuas kebutuhan berdasarkan tujuan penggunaanya
1. Barang konsumsi
Barang konsumsi adalah alat yang secara langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan
. 2, Barang produksi
Barang produksi adalah alat pemuas kebutuhan yang tidak secara langsung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan.
D. Macam-macam alat pemuas kebutuhan berdasarkan hubungannya dengan barang lain (Fungsinya)
1. Barang pelengkap (komplementer)
Barang pelengkap adalah alat pemuas kebutuhan yang akan lebih bermanfaat dan lebih dapat dirasakan manfaatnya apabila digunakan secara bersama-sama dengan barang yang lain.
2. Barang pengganti (subtitusi)
Barang pengganti adalah alat pemuas kebutuhan yang fungsinya dapat saling menggantikan.
E. Macam-macam alat pemuas kebutuhan berdasarkan proses pembuatan
1. Barang mentah
Barang mentah adalah barang yang belum mengalami proses produksi, sehingga barang ini belum siap untuk digunakan.
2. Barang setengah jadi
Barang setengah jadi merupakan barang yang sudah mengalami proses produksi lebih lanjut.
3. Barang jadi
Barang jadi adalah barang yang sudah melalui proses pengolahan sehingga siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan.
F. Macam-macam alat pemuas kebutuhan berdasarkan sifat atau segi jaminannya
1. Barang bergerak
Barang bergerak adalah barang yang biasanya dapat digunakan sebagai jamianan untuk mendapatkan kredit jangka pendek.
2. Barang tak bergerak
Barang tak bergerak adalah barang yang biasanya dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit jangka panjang.
G. Macam-macam alat pemuas kebutuhan berdasarkan kualitasnya
1. Barang superior
Barang superior adalah alat pemuas kebutuhan yang memiliki kualitas sangat tinggi. 2. Barang Inferior
Barang infreior adalah alat pemuas kebutuhan yang berkualitas rendah.
MOTIF DAN PRINSIP EKONOMI
MOTIF EKONOMI
Motif ekonomi adalah setiap alasan, dorongan, dan kegiatan yang dilakukan seseorang atau badan untuk melakukan tindakan ekonomi. Setiap kegiatan, tindakan maupun perbuatan seseorang didorong oleh suatu keinginan/motif untuk mencapai tujuan tertentu.
PRINSIP EKONOMI
Prinsip ekonomi adalah panduan dalam kegiatan ekonomi untuk mencapai perbandingan rasional antara pengobanan yang dikeluarkan dan hasil yang diperoleh atau dalam artian mudahnya yaitu pengorabanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin.
Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi adalah dasar dalam menghasilkan barang dan jasa sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi dan pengorbanan tertentu.
Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi
adalah penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.
Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi
adalah upaya dalam memperoleh kepuasaan sebesar-besarnya dari suatu barang atau jasa dengan pengorbanan dan penggunaan anggaran tertentu.
Tujuan Prinsip Ekonomi
1. Mendapatkan keuntungan yang semaksimal mungkin
2. Memperkecil adanya kerugian akibat dari kesalahn-kesalahan tertentu
3. Mencegah terjadinya konsumsi yang boros
4. Mempergunakan kemampuan dan modal yang dimiliki
EKONOMI SYARIAH
Ekonomi syariah adalah ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam.
Ciri-ciri sistem ekonomi syariah
1. kepemilikan faktor-faktor produksi harus disusun sesuai dengan kehendak Allah SWT
2. Sistem rangsangan spiritual dan moral bekerja dalam sistem ekonomi syariah.
3. Alokasi sumber daya negara berperan dalam menanggulangi fakir miskin dan anak terlantar
4. jaminan sosial dan program penanggulangan kemiskinan
5. Penghapusan riba dan implementasi zakat
Prinsip-prinsip ekonomi syariah
1. Udara dan air segalanya adalah milik Allah SWT
2. Negara adalah wakil Allah di bumi
3. Negara menjamin pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan rakyat
4. Negara menjamin kebebasan pasar, selama pasti mengikuti ketentuan Allah
5. Setiap orang boleh melakukan transaksi dengan siapa pun asalkan tidak melanggar ketentuan Allah.
Fungsi bank syariah yaitu:
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan investasi
2. Menyalurkan dana kepada pihak lain yang membutuhkan dalam bentuk jual beli maupun kerjasama usaha
3. Memberikan pelayanan dalam bentuk jasa perbankan syariah.

Komentar
Posting Komentar